Baca Juga

Artikel Pilihan

Baca Juga:

PPKK

Berita Terbaru

DPW LDII DKI Jakarta Gelar Tebar Kurban 1447 H, Dukung Ketahanan Pangan dan Kepedulian Sosial

LDII DKI Jakarta Sebar Kurban 1447 H, Dinas KPKP Sebut Dukung Pemerataan Protein Hewani
LDII DKI Jakarta Sebar Kurban 1447 H, Dinas KPKP Sebut Dukung Pemerataan Protein Hewani

ldiikabbdg.web.id DPW LDII Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar program Tebar Kurban 1447 Hijriah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membantu masyarakat melalui pemerataan distribusi daging kurban.

Kegiatan yang berlangsung di Yayasan Al Akbar, Jakarta Utara, Rabu (27/5), turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta beserta jajaran.

Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi penyelenggaraan Tebar Kurban tersebut.

Menurutnya, distribusi hewan kurban memiliki kontribusi terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Tebar kurban berperan penting dalam mendukung pemerataan konsumsi protein hewani bagi masyarakat, karena itu sejalan dengan program ketahanan pangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya terus berkolaborasi dengan LDII untuk memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat Islam sekaligus memenuhi standar keamanan pangan. 

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui edukasi tata cara penyembelihan yang higienis hingga pengawasan langsung saat proses pemotongan berlangsung.

“Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta juga mengawasi kegiatan pemotongan hewan kurban mulai dari antemortem sebelum dipotong hingga setelah dipotong untuk memastikan kesehatan dagingnya. Kami berharap daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat benar-benar aman, sehat, utuh, dan halal,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Ied, mengatakan program Tebar Kurban dilaksanakan serentak di seluruh lingkup DPD Kota pada lima wilayah administratif DKI Jakarta.

“Dengan adanya kegiatan Tebar Kurban di Provinsi DKI Jakarta, kami berharap dapat menghadirkan kepedulian sesama, khususnya di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan tersebut tetap dapat berjalan di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program tersebut.

“Alhamdulillah, walaupun kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja, Tebar Kurban ini tetap dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar,” tambahnya.

Tebar Kurban LDII DKI Jakarta Libatkan Dinas KPKP, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat

Melalui program tersebut, LDII Jakarta berharap budaya berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan aparat kewilayahan dalam membangun lingkungan yang harmonis dan sejahtera.***

LDII Banten Cetak Kader Media Digital, Puluhan Peserta Ikuti Pelatihan Jurnalistik Selama Tiga Hari

LDII Banten Dorong Generasi Z Kuasai Media Digital Lewat Pelatihan Jurnalistik
LDII Banten Gelar Pelatihan Jurnalistik, Siapkan Generasi Muda Hadapi Era Algoritma

ldiikabbdg.web.id  DPW LDII Provinsi Banten menggelar Pelatihan Jurnalistik selama tiga hari pada 29–31 Mei 2026 di Serang, Banten. 

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Banten, termasuk perwakilan pondok pesantren, boarding school, hingga pondok pesantren mahasiswa di bawah naungan LDII.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi sekaligus menghasilkan konten yang informatif dan bertanggung jawab.

Ketua DPP LDII Rulli Kuswahyudi mengatakan, pelatihan jurnalistik merupakan langkah organisasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menyampaikan informasi secara faktual sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat.

“Yang bisa kita lakukan adalah terus membina warga agar menjadi warga negara yang baik, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali generasi muda untuk menyampaikan hal-hal positif tersebut kepada publik,” katanya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari teknik menulis berita, penyusunan naskah televisi dan YouTube, pembuatan konten digital, desain flyer, hingga literasi digital dan etika bermedia sosial.

Rulli Kuswahyudi
Rulli Kuswahyudi

Menurut Rulli, kemampuan bermedia digital secara bijak menjadi kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi saat ini.

“Di dunia digital, manfaat dan mudarat bercampur. Karena itu peserta diajarkan bagaimana memilah informasi yang baik, sekaligus menghasilkan konten yang bermanfaat dan mencerahkan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan tersebut mampu memperkuat kapasitas media dan komunikasi di lingkungan LDII Banten. Menurutnya, setiap daerah perlu memiliki kader media yang aktif mengelola website maupun media sosial organisasi.

“Sekarang era profiling. Ketika masyarakat ingin mengetahui LDII, mereka akan mencarinya melalui internet. Karena itu, semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam dakwah melalui media, semakin luas pula informasi positif yang dapat diterima masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Banten Dimo Tono Sumito mengatakan, pelatihan jurnalistik menjadi bagian dari kaderisasi untuk menyiapkan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perkembangan era digital.

“Saat ini adalah era digitalisasi dan era algoritma. Generasi Z harus tampil dan mengambil peran. Kami berharap peserta pelatihan ini menjadi agen yang mampu menyampaikan berbagai kegiatan positif LDII kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Dimo, banyak kegiatan organisasi di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang perlu diketahui publik sehingga keberadaan kader media menjadi semakin penting.

“Kami berharap setelah kembali ke daerah masing-masing, para peserta dapat menjadi kader yang mengembangkan jurnalistik di lingkungannya serta mengajak masyarakat menggunakan media sosial secara bijak,” katanya.

Menutup kegiatan tersebut, Dimo berpesan agar seluruh peserta terus mengembangkan kemampuan yang diperoleh selama pelatihan.

“Apa yang didapat hari ini merupakan modal awal. Terus belajar dan berlatih agar mampu memberitakan berbagai kegiatan organisasi mulai tingkat PAC, PC, DPD hingga DPP sehingga manfaat program-program LDII dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya.***

Warga LDII Kota Bandung Gelar Kurban Serentak di Berbagai Wilayah, Perkuat Kepedulian Sosial

LDII Kota Bandung Sebut Kurban Jadi Sarana Memperkuat Solidaritas Sosial
LDII Kota Bandung Sebut Kurban Jadi Sarana Memperkuat Solidaritas Sosial

LDIIKABBDG.WEB.ID — Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bandung melaksanakan penyembelihan hewan kurban secara serentak di berbagai wilayah tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Bandung pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Pelaksanaan kurban dilakukan di sejumlah sekretariat LDII dan lingkungan masjid yang tersebar di berbagai kecamatan. Ratusan hewan kurban berupa sapi dan kambing disembelih secara gotong royong sebelum didistribusikan kepada masyarakat sekitar.

Ketua DPD LDII Kota Bandung, H. Edi Sunandar, mengatakan pelaksanaan ibadah kurban menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan masyarakat.

“Alhamdulillah warga LDII Kota Bandung pada 10 Zulhijah 1447 Hijriah ini kembali melaksanakan ibadah kurban di berbagai wilayah. Daging kurban nantinya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Edi dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, ibadah kurban tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga memberikan dampak sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat penerima manfaat.

“Ibadah kurban memiliki nilai sosial yang sangat besar karena masyarakat bisa merasakan langsung manfaat dari daging kurban yang dibagikan,” katanya.

Edi menambahkan, semangat berkurban juga menjadi bentuk keteladanan dari kisah Nabi Ibrahim AS tentang keikhlasan dan ketaatan dalam menjalankan perintah Allah SWT.

“Ibadah kurban mengajarkan keikhlasan untuk memberikan sesuatu yang berharga demi menjalankan perintah Allah. Yang dinilai bukan hanya hewan kurbannya, tetapi juga ketakwaan dan keikhlasan umatnya,” tuturnya.

Selain proses penyembelihan, warga LDII juga terlibat aktif dalam pengemasan hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat sekitar, khususnya warga yang membutuhkan.

Melalui momentum Iduladha, LDII Kota Bandung berharap semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus tumbuh dan terjaga dari tahun ke tahun.

LDII Bandung Barat Sembelih 130 Hewan Kurban, Sekitar 10 Ribu Paket Daging Dibagikan ke Masyarakat

LDII Bandung Barat Distribusikan 10 Ribu Paket Kurban, 70 Sapi dan 60 Kambing Disembelih
LDII Bandung Barat Tebar 10 Ribu Paket Daging Kurban, Libatkan Gotong Royong Warga

DPD LDII Kabupaten Bandung Barat menyembelih 70 sapi dan 60 kambing pada Iduladha 1447 H. Sekitar 10 ribu paket daging kurban dibagikan kepada masyarakat.

LDIIKABBDG.WEB.ID — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Bandung Barat melaksanakan penyembelihan 130 hewan kurban yang terdiri dari 70 ekor sapi dan 60 ekor kambing pada momentum Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). 

Dari pelaksanaan tersebut, sekitar 10 ribu paket daging kurban didistribusikan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Pelaksanaan kurban dilakukan secara serentak di 10 Pimpinan Cabang (PC) LDII yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Ribuan paket daging kurban kemudian dibagikan secara bertahap kepada masyarakat sekitar lingkungan masjid dan wilayah pelaksanaan kurban.

Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung Barat, Drs. Elly Lukmansyah, BC.IP mengatakan, ibadah kurban menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah tahun ini DPD LDII KBB bisa melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang tersebar di 10 PC. Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat dan kebahagiaan, terutama bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Sejak pagi hari, suasana gotong royong terlihat di berbagai titik pelaksanaan kurban. Relawan, pemuda, hingga warga sekitar bersama-sama terlibat mulai dari proses penyembelihan, pengemasan, hingga pendistribusian daging kurban.

Tidak hanya warga LDII, masyarakat sekitar juga menerima manfaat dari pembagian daging kurban tersebut. Proses distribusi dilakukan secara tertib dengan memperhatikan pemerataan penerima manfaat di masing-masing wilayah.

Panitia pelaksana juga memastikan seluruh proses penyembelihan berjalan dengan memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, dan kelancaran distribusi agar daging kurban dapat diterima masyarakat dalam kondisi layak.

Bagi LDII Kabupaten Bandung Barat, pelaksanaan kurban telah menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menanamkan nilai ibadah, tetapi juga memperkuat budaya berbagi dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Melalui momentum Iduladha, LDII Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat hubungan sosial, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.***

LDII Kuningan Salurkan 5.298 Paket Daging Kurban, Nilai Hewan Kurban Capai Rp1,4 Miliar

LDII Kuningan Tebar 5.298 Paket Kurban, Perputaran Ekonomi Tembus Rp1,4 Miliar
52 Sapi dan 87 Kambing Disembelih, LDII Kuningan Bagikan Ribuan Paket Kurban

LDIIKABBDG.WEB.ID — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Kuningan menyalurkan sebanyak 5.298 paket daging kurban kepada masyarakat di sekitar masjid LDII se-Kabupaten Kuningan pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Pada pelaksanaan kurban tahun ini, warga LDII Kabupaten Kuningan menyembelih 139 hewan kurban yang terdiri dari 52 ekor sapi dan 87 ekor kambing. Total nilai hewan kurban yang dihimpun mencapai sekitar Rp1,4 miliar.

Ketua DPD LDII Kabupaten Kuningan, Sutarjo, mengatakan program Tebar Kurban 1447 Hijriah tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan syariat, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarwarga.

“Melalui program Tebar Kurban 1447 Hijriah, kami ingin memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong antarwarga. Daging kurban yang dibagikan diharapkan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” kata Sutarjo usai penyerahan hewan kurban sapi di lingkungan sekitar Masjid Ash-Shobuur, Kuningan, Rabu (27/5/2026).

Ia menjelaskan, dari total nilai kurban sekitar Rp1,4 miliar tersebut, kontribusi terbesar berasal dari sapi dengan nilai sekitar Rp1,1 miliar, sedangkan kambing mencapai sekitar Rp244,7 juta.

Menurutnya, pelaksanaan kurban tahun ini juga menjadi bentuk rasa syukur warga LDII yang masih dapat berbagi kepada masyarakat meski kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil.

“Alhamdulillah, di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan berat oleh sebagian masyarakat, warga LDII Kabupaten Kuningan masih diberikan kemampuan dan rezeki untuk melaksanakan kurban serta berbagi kepada sesama. Ini menjadi bentuk rasa syukur kami sekaligus harapan agar keberkahan dan kepedulian sosial terus terjaga,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat sosial, Sutarjo menilai pelaksanaan kurban juga memberikan dampak ekonomi yang cukup besar, khususnya terhadap sektor peternakan dan pelaku usaha lokal.

“Nilai kurban tahun ini mencapai lebih dari Rp1,4 miliar. Ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata warga LDII dalam mendukung pergerakan ekonomi masyarakat dan sektor peternakan lokal,” katanya.

Pelaksanaan kurban tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya gotong royong dan berbagi manfaat kepada masyarakat di sekitar lingkungan masjid pada momentum Iduladha.***

Lintas Ormas Islam Sumedang Kunjungi DPP LDII, Bahas Sinergi dan Klarifikasi Berbagai Stigma

DPD LDII Sumedang Bersama MUI dan Ormas Islam Dialog di DPP LDII, Dorong Kolaborasi Kebangsaan
DPD LDII Sumedang Bersama MUI dan Ormas Islam Dialog di DPP LDII, Dorong Kolaborasi Kebangsaan

ldiikabbdg.web.id — DPP LDII menerima kunjungan rombongan DPD LDII Kabupaten Sumedang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumedang dan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, Minggu (31/5/2026). 

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat hubungan antarormas, memperluas pemahaman, sekaligus membangun kolaborasi menuju Indonesia Emas 2045.

Rombongan yang hadir berasal dari berbagai unsur organisasi Islam, di antaranya MUI, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Syarikat Islam, Al Washliyah, serta elemen organisasi lainnya.

Ketua DPP LDII Dwi Pramono bersama jajaran pengurus DPP LDII menyambut langsung kedatangan rombongan. Menurutnya, komunikasi dan hubungan antarormas Islam menjadi bagian penting dalam memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami menerima dengan sangat senang. Dalam bahasa Jawa ada istilah gupuh, lungguh, suguh, yaitu menyambut tamu dengan sebaik-baiknya,” kata Dwi.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan dibahas secara terbuka, termasuk sejumlah kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat mengenai LDII. Selain berdialog, peserta juga mendapatkan informasi mengenai program dan kontribusi LDII di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, ekonomi, hingga pengelolaan pondok pesantren.

“Harapan kami, melalui kunjungan ini kita bisa saling memahami, saling mengenal (ta’aruf), kemudian membangun pemahaman (tafahum), kerja sama (ta’awun), dan kepedulian (takaful) untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ketua Departemen Pendidikan, Keagamaan dan Dakwah DPP LDII periode 2021-2026, KH Aceng Karimullah, turut menjelaskan program pembinaan generasi muda di lingkungan LDII. Ia menyebut, organisasi tersebut menjalankan program pembentukan 29 karakter luhur yang diterapkan melalui pembinaan berjenjang sejak usia dini hingga memasuki usia pernikahan.

“Di internal, LDII memberikan perhatian besar terhadap pembinaan dan pengawasan pergaulan generasi penerus. Kami memiliki jenjang pelajaran bagi anak usia dini hingga usia menikah,” ungkapnya.

Selain berdialog, rombongan juga meninjau langsung fasilitas Kantor Pusat DPP LDII dan mengunjungi Pondok Pesantren Minhajurrosyidin di Pondok Gede untuk melihat aktivitas pendidikan yang berlangsung di lingkungan LDII.

Ketua Umum MUI Kabupaten Sumedang Anwar Sanusi menyambut baik pertemuan tersebut. Ia menilai forum seperti ini penting sebagai ruang bertukar pandangan sekaligus memperkuat kontribusi bersama bagi kemajuan bangsa.

“Kami mendapatkan banyak masukan dan juga dapat memberikan masukan untuk kebaikan bersama. Insya Allah pertemuan ini bukan yang terakhir,” katanya.

Menurut Anwar, kondisi kerukunan umat beragama di Sumedang selama ini berjalan baik. Ia menyebut hubungan antarumat beragama maupun antarorganisasi keagamaan di daerah tersebut berlangsung harmonis tanpa hambatan berarti.

“Kami akan terus mengadakan pertemuan sehingga dapat memberikan yang terbaik untuk bangsa ini dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan DPW LDII Jawa Barat Fadel Abrori menjelaskan bahwa salah satu tujuan kunjungan tersebut ialah mengenal lebih dekat LDII sekaligus mengonfirmasi berbagai informasi dan stigma yang berkembang di masyarakat.

“Dengan adanya kunjungan ini, insya Allah bisa ditemukan titik temu dan konfirmasi yang jelas,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Sumedang Usep Aziz Solehuddin menegaskan komitmen pihaknya dalam menerjemahkan berbagai program organisasi hingga tingkat daerah. Menurutnya, sinergi dengan MUI, pemerintah, dan ormas Islam lainnya menjadi faktor penting dalam membangun masyarakat yang harmonis.

“Kami berharap tidak ada lagi kesalahpahaman yang selama ini beredar. Justru yang harus ditingkatkan adalah kerja sama untuk membangun bangsa melalui sinergi antarormas Islam dan seluruh elemen masyarakat,” tutupnya.***

Kades Mekarrahayu Apresiasi LDII, Sebut Struktur Organisasi Lengkap hingga Tingkat Desa

Momentum Iduladha 1447 H, PAC LDII Mekarrahayu bersilaturahim dengan pemerintah desa, TNI, dan Polri. Kades Mekarrahayu mengapresiasi kiprah dan struktur organisasi LDII.

PAC LDII Mekarrahayu bersilaturahim dengan pemerintah desa, TNI, dan Polri. Kades Mekarrahayu mengapresiasi kiprah dan struktur organisasi LDII.