![]() |
| DPW LDII Jabar Gelar Webinar "Orang Tua Hebat untuk Anak Istimewa", Bekali Strategi Pengasuhan ABK yang Komprehensif |
Bertempat di Graha Aulia Jatinangor, Sumedang, pada Minggu (19/7/2026), kegiatan ini menghadirkan psikolog Sussy Susanty, S.Psi., untuk memberikan panduan komprehensif bagi para orang tua dalam mengasuh anak berkebutuhan khusus (ABK).
Dalam paparannya, Sussy Susanty menekankan bahwa setiap anak hadir atas kehendak Allah SWT.
"Anak-anak istimewa ini dikirim kepada kita bukan karena kita lemah, tapi karena Allah tahu di tangan kitalah potensi terbaik mereka akan keluar," ujarnya, mengingatkan bahwa anak bukanlah sebuah kegagalan, melainkan amanah yang harus dijaga dengan pengasuhan terbaik.
Sussy menguraikan bahwa orang tua seringkali melewati fase berduka (grief) saat mengetahui kondisi buah hatinya, mulai dari penolakan (denial), marah, tawar-menawar, hingga akhirnya mencapai tahap penerimaan (acceptance).
Di tahap penerimaan inilah, orang tua dapat berdamai dengan keadaan dan mulai fokus pada potensi anak.
Mengatasi tantangan psikologis seperti stres, kecemasan akan masa depan, stigma masyarakat, hingga kendala finansial terapi, Sussy menyoroti vitalnya keterlibatan sosok ayah.
Studi menunjukkan bahwa kolaborasi penuh antara ayah dan ibu dapat menurunkan tingkat stres pengasuhan secara signifikan.
Ayah berperan krusial dalam memberikan dukungan finansial, ketegasan, serta membantu sosialisasi anak dengan dunia luar.
Untuk menjaga kesehatan mental dan mencegah kelelahan fisik maupun mental (burnout), para orang tua dibekali teknik praktis regulasi emosi, yakni metode S.T.O.P (Stop, Take a breath, Observe, Proceed) dan teknik pernapasan Box Breathing.
Selain manajemen stres, LDII Jabar juga membagikan strategi praktis pengasuhan di rumah, meliputi; Membangun rutinitas yang konsisten dan terstruktur, Menggunakan komunikasi visual atau khusus yang sesuai dengan hambatan anak, Melatih kemandirian anak melalui keterampilan hidup dasar (Activity of Daily Living), serta Bergabung dengan komunitas dukungan (support group) untuk berbagi pengalaman dan menguatkan moral.
Sussy pun menekankan bahwa menjadi orang tua hebat bukanlah tentang tidak pernah melakukan kesalahan.
Melainkan tentang kemauan untuk terus belajar, konsisten mendampingi, dan menghargai setiap proses perkembangan anak istimewanya.
Melalui webinar ini, DPW LDII Jabar berharap dapat memperkuat ketahanan keluarga dalam menghadapi tantangan pengasuhan ABK di era modern.***

