Silaturahim ke PP Muhammadiyah, DPP LDII Serahkan Tiga Buku Pedoman Ibadah dan Kajian Akademik

Ketua DPP LDII Dwi Pramono didampingi Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin saat silaturahim ke Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Ketua DPP LDII Dwi Pramono didampingi Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin saat silaturahim ke Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu (8/7/2026). Foto: LINES
YOGYAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Dwi Pramono didampingi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Atus Syahbudin melakukan silaturahim ke Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Rabu (8/7/2026).
Rombongan LDII diterima langsung oleh Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah KH. Ustadi Hamsah beserta Sekretaris Muhammad Rofiq Muzakkir di kantor PP Muhammadiyah, Kota Yogyakarta.
Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Dakwah
Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan upaya mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat komunikasi antarormas Islam.
"Silaturahim merupakan tradisi yang harus dipelihara untuk penguatan ukhuwah Islamiyah. Komunikasi yang terbuka dapat memperkuat saling pengertian dan membuka peluang kolaborasi dalam bidang dakwah, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat," ujar Atus.
Senada dengan itu, Ketua Biro Pendidikan Keagamaan DPW LDII DIY Ustadz Endri Sulistyo menambahkan bahwa dialog antarlembaga menjadi sarana memperluas wawasan keilmuan dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun umat.
"Kami berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai forum ilmiah maupun kegiatan bersama yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas," ungkapnya.
Dialog Soal Isu Keumatan
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdialog mengenai berbagai isu keumatan, penguatan dakwah, pengembangan pendidikan Islam, serta pentingnya membangun budaya tabayun dan saling menghormati dalam menghadapi dinamika masyarakat.
Pertemuan dengan Majelis Tarjih dan Tajdid —yang merupakan badan otoritatif PP Muhammadiyah dalam bidang fatwa dan pemikiran keislaman—menjadi momentum strategis untuk saling bertukar pandangan mengenai pengembangan pemikiran keislaman dan pembinaan umat.
Penyerahan Buku sebagai Jembatan Dialog
Dalam kesempatan tersebut, Dwi Pramono menyerahkan Buku Pedoman Ibadah Warga LDII kepada Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. 
Penyerahan buku ini bertujuan memperkenalkan pedoman ibadah yang digunakan di lingkungan LDII sekaligus menjadi bahan dialog saling memahami antarormas Islam.
Selain itu, DPP LDII juga menyerahkan dua buku karya cendekiawan muda Nahdlatul Ulama, Ahmad Ali MD, yakni "Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII" dan "Sistem Model Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius".
Kedua buku tersebut merupakan hasil kajian akademik yang mengulas nilai-nilai kebajikan, budaya organisasi, serta sistem pendidikan LDII dari perspektif ilmiah. 
Penyerahan buku ini diharapkan memperkaya literatur keislaman dan menjadi jembatan dialog akademik antarorganisasi Islam.
Harapan Kolaborasi ke Depan
Pertemuan ini diharapkan semakin memperkokoh ukhuwah Islamiyah, mempererat hubungan kelembagaan, dan mendorong sinergi konstruktif dalam mewujudkan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam serta memperkuat kontribusi ormas Islam bagi kemajuan bangsa Indonesia.***

LihatTutupKomentar