Lintas Ormas Islam Sumedang Kunjungi DPP LDII, Bahas Sinergi dan Klarifikasi Berbagai Stigma

DPD LDII Sumedang Bersama MUI dan Ormas Islam Dialog di DPP LDII, Dorong Kolaborasi Kebangsaan
DPD LDII Sumedang Bersama MUI dan Ormas Islam Dialog di DPP LDII, Dorong Kolaborasi Kebangsaan

ldiikabbdg.web.id — DPP LDII menerima kunjungan rombongan DPD LDII Kabupaten Sumedang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumedang dan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, Minggu (31/5/2026). 

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat hubungan antarormas, memperluas pemahaman, sekaligus membangun kolaborasi menuju Indonesia Emas 2045.

Rombongan yang hadir berasal dari berbagai unsur organisasi Islam, di antaranya MUI, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Syarikat Islam, Al Washliyah, serta elemen organisasi lainnya.

Ketua DPP LDII Dwi Pramono bersama jajaran pengurus DPP LDII menyambut langsung kedatangan rombongan. Menurutnya, komunikasi dan hubungan antarormas Islam menjadi bagian penting dalam memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami menerima dengan sangat senang. Dalam bahasa Jawa ada istilah gupuh, lungguh, suguh, yaitu menyambut tamu dengan sebaik-baiknya,” kata Dwi.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan dibahas secara terbuka, termasuk sejumlah kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat mengenai LDII. Selain berdialog, peserta juga mendapatkan informasi mengenai program dan kontribusi LDII di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, ekonomi, hingga pengelolaan pondok pesantren.

“Harapan kami, melalui kunjungan ini kita bisa saling memahami, saling mengenal (ta’aruf), kemudian membangun pemahaman (tafahum), kerja sama (ta’awun), dan kepedulian (takaful) untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ketua Departemen Pendidikan, Keagamaan dan Dakwah DPP LDII periode 2021-2026, KH Aceng Karimullah, turut menjelaskan program pembinaan generasi muda di lingkungan LDII. Ia menyebut, organisasi tersebut menjalankan program pembentukan 29 karakter luhur yang diterapkan melalui pembinaan berjenjang sejak usia dini hingga memasuki usia pernikahan.

“Di internal, LDII memberikan perhatian besar terhadap pembinaan dan pengawasan pergaulan generasi penerus. Kami memiliki jenjang pelajaran bagi anak usia dini hingga usia menikah,” ungkapnya.

Selain berdialog, rombongan juga meninjau langsung fasilitas Kantor Pusat DPP LDII dan mengunjungi Pondok Pesantren Minhajurrosyidin di Pondok Gede untuk melihat aktivitas pendidikan yang berlangsung di lingkungan LDII.

Ketua Umum MUI Kabupaten Sumedang Anwar Sanusi menyambut baik pertemuan tersebut. Ia menilai forum seperti ini penting sebagai ruang bertukar pandangan sekaligus memperkuat kontribusi bersama bagi kemajuan bangsa.

“Kami mendapatkan banyak masukan dan juga dapat memberikan masukan untuk kebaikan bersama. Insya Allah pertemuan ini bukan yang terakhir,” katanya.

Menurut Anwar, kondisi kerukunan umat beragama di Sumedang selama ini berjalan baik. Ia menyebut hubungan antarumat beragama maupun antarorganisasi keagamaan di daerah tersebut berlangsung harmonis tanpa hambatan berarti.

“Kami akan terus mengadakan pertemuan sehingga dapat memberikan yang terbaik untuk bangsa ini dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan DPW LDII Jawa Barat Fadel Abrori menjelaskan bahwa salah satu tujuan kunjungan tersebut ialah mengenal lebih dekat LDII sekaligus mengonfirmasi berbagai informasi dan stigma yang berkembang di masyarakat.

“Dengan adanya kunjungan ini, insya Allah bisa ditemukan titik temu dan konfirmasi yang jelas,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Sumedang Usep Aziz Solehuddin menegaskan komitmen pihaknya dalam menerjemahkan berbagai program organisasi hingga tingkat daerah. Menurutnya, sinergi dengan MUI, pemerintah, dan ormas Islam lainnya menjadi faktor penting dalam membangun masyarakat yang harmonis.

“Kami berharap tidak ada lagi kesalahpahaman yang selama ini beredar. Justru yang harus ditingkatkan adalah kerja sama untuk membangun bangsa melalui sinergi antarormas Islam dan seluruh elemen masyarakat,” tutupnya.***

Posting Komentar