![]() |
| Cara Mengatasi Grogi Saat Interview Kerja, Ini 3 Tips dari HR Consultant untuk Generasi Muda |
ldiikabbdg.web.id — Menghadapi wawancara kerja sering menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pencari kerja, khususnya generasi muda yang baru memasuki dunia profesional.
Latihan sederhana dapat dilakukan dengan berbicara di depan cermin sambil mensimulasikan berbagai pertanyaan yang umum muncul saat proses interview.
“Latihan itu sangat penting. Biasakan berbicara di depan kaca, melatih cara menyampaikan narasi, dan membangun rasa percaya diri,” ujarnya.
Semakin sering seseorang berlatih, maka kemampuan mengontrol intonasi, ekspresi wajah, hingga menyusun jawaban akan semakin baik.
Menurutnya, kandidat sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu mengenai lokasi perusahaan, akses menuju tempat interview, hingga gambaran lingkungan kerja yang akan dihadapi.
“Kita perlu tahu medan. Kalau interview dilakukan di perusahaan tertentu, minimal kita mengenali suasana kantor dan situasi lingkungannya agar mental lebih siap,” jelasnya.
Persiapan semacam ini dinilai mampu mengurangi rasa cemas karena kandidat tidak lagi menghadapi kondisi yang benar-benar asing.
Ia menilai perusahaan umumnya tidak hanya menilai kemampuan akademik kandidat, tetapi juga melihat karakter, cara berkomunikasi, hingga ketenangan seseorang ketika menjawab pertanyaan.
“Peserta wawancara yang siap dan memiliki mental juara biasanya akan lebih dilirik perusahaan,” katanya.
Menurut Himawan, mental positif terlihat dari kemampuan seseorang dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik, pemilihan kata yang tepat, serta sikap tenang saat menghadapi tekanan.
Di akhir sesi, ia mengingatkan generasi muda agar terus fokus dalam meraih kesuksesan dan menjaga konsistensi selama menjalani proses menuju masa depan.
Menurutnya, keberhasilan tidak hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga bagaimana seseorang menjaga disiplin, komitmen, dan terus berkembang dalam mempertahankan kesuksesan.
Selain aktif sebagai HR Consultant dan Trainer, Himawan juga dikenal sebagai pendiri platform edukasi manajemen sumber daya manusia ManajemenSDM.net, sebuah media yang fokus membahas pengembangan kompetensi kerja, strategi rekrutmen, pengelolaan karyawan, serta pengembangan karier profesional.
Sepanjang perjalanan kariernya, Himawan pernah menangani berbagai bidang strategis mulai dari recruitment, industrial relations, legal affairs, people development, compensation and benefits, hingga organization development.
Dengan pengalaman tersebut, materi yang disampaikan diharapkan mampu menjadi bekal penting bagi generasi muda agar lebih siap bersaing di dunia kerja, memiliki mental tangguh, serta mampu meraih kesuksesan di masa depan.
Pembekalan ini sekaligus menegaskan bahwa kesiapan kompetensi, karakter, dan konsistensi menjadi fondasi utama bagi generasi muda dalam menghadapi dunia profesional yang semakin kompetitif.***
Rasa gugup, kurang percaya diri, hingga kesulitan menyampaikan jawaban kerap menjadi hambatan yang memengaruhi hasil interview.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Lembaga Dakwah Islam Indonesia menghadirkan Himawan Pramudita, seorang HR Consultant, dalam sebuah kegiatan pembekalan generasi muda yang digelar di padepokan pada April 2026.
Dalam kesempatan itu, Himawan membagikan sejumlah strategi praktis agar peserta mampu mengatasi rasa grogi sekaligus meningkatkan peluang sukses saat menghadapi wawancara kerja.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Lembaga Dakwah Islam Indonesia menghadirkan Himawan Pramudita, seorang HR Consultant, dalam sebuah kegiatan pembekalan generasi muda yang digelar di padepokan pada April 2026.
Dalam kesempatan itu, Himawan membagikan sejumlah strategi praktis agar peserta mampu mengatasi rasa grogi sekaligus meningkatkan peluang sukses saat menghadapi wawancara kerja.
1. Perbanyak Latihan Berbicara
Menurut Himawan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membiasakan diri untuk berlatih berbicara sebelum hari wawancara tiba.Latihan sederhana dapat dilakukan dengan berbicara di depan cermin sambil mensimulasikan berbagai pertanyaan yang umum muncul saat proses interview.
“Latihan itu sangat penting. Biasakan berbicara di depan kaca, melatih cara menyampaikan narasi, dan membangun rasa percaya diri,” ujarnya.
Semakin sering seseorang berlatih, maka kemampuan mengontrol intonasi, ekspresi wajah, hingga menyusun jawaban akan semakin baik.
2. Kenali Tempat dan Situasi Perusahaan
Tips kedua yang disampaikan Himawan adalah memahami situasi atau lingkungan tempat wawancara akan berlangsung.Menurutnya, kandidat sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu mengenai lokasi perusahaan, akses menuju tempat interview, hingga gambaran lingkungan kerja yang akan dihadapi.
“Kita perlu tahu medan. Kalau interview dilakukan di perusahaan tertentu, minimal kita mengenali suasana kantor dan situasi lingkungannya agar mental lebih siap,” jelasnya.
Persiapan semacam ini dinilai mampu mengurangi rasa cemas karena kandidat tidak lagi menghadapi kondisi yang benar-benar asing.
3. Bangun Mental Juara dan Jangan Lupa Berdoa
Selain kesiapan teknis, Himawan menekankan pentingnya membangun mental yang kuat sebelum memasuki ruang wawancara.Ia menilai perusahaan umumnya tidak hanya menilai kemampuan akademik kandidat, tetapi juga melihat karakter, cara berkomunikasi, hingga ketenangan seseorang ketika menjawab pertanyaan.
“Peserta wawancara yang siap dan memiliki mental juara biasanya akan lebih dilirik perusahaan,” katanya.
Menurut Himawan, mental positif terlihat dari kemampuan seseorang dalam menyampaikan pendapat dengan bahasa yang baik, pemilihan kata yang tepat, serta sikap tenang saat menghadapi tekanan.
Di akhir sesi, ia mengingatkan generasi muda agar terus fokus dalam meraih kesuksesan dan menjaga konsistensi selama menjalani proses menuju masa depan.
Menurutnya, keberhasilan tidak hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga bagaimana seseorang menjaga disiplin, komitmen, dan terus berkembang dalam mempertahankan kesuksesan.
Profil Himawan Pramudita
Himawan Pramudita merupakan praktisi Human Resources (HR) yang telah berpengalaman lebih dari 15 tahun di bidang pengelolaan sumber daya manusia, pengembangan organisasi, hingga strategi pengembangan kepemimpinan di berbagai perusahaan nasional.Selain aktif sebagai HR Consultant dan Trainer, Himawan juga dikenal sebagai pendiri platform edukasi manajemen sumber daya manusia ManajemenSDM.net, sebuah media yang fokus membahas pengembangan kompetensi kerja, strategi rekrutmen, pengelolaan karyawan, serta pengembangan karier profesional.
Sepanjang perjalanan kariernya, Himawan pernah menangani berbagai bidang strategis mulai dari recruitment, industrial relations, legal affairs, people development, compensation and benefits, hingga organization development.
Dengan pengalaman tersebut, materi yang disampaikan diharapkan mampu menjadi bekal penting bagi generasi muda agar lebih siap bersaing di dunia kerja, memiliki mental tangguh, serta mampu meraih kesuksesan di masa depan.
Pembekalan ini sekaligus menegaskan bahwa kesiapan kompetensi, karakter, dan konsistensi menjadi fondasi utama bagi generasi muda dalam menghadapi dunia profesional yang semakin kompetitif.***

