Ketua Umum DPP LDII: Kegiatan Ramadan 2026 Berjalan Sukses, Perkuat Moderasi Beragama dan Peran Generasi Muda


Jakarta — Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyatakan rangkaian kegiatan Ramadan warga LDII di seluruh Indonesia pada 2026 berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

“Alhamdulillah, kegiatan Ramadan tahun ini berjalan dengan baik di seluruh Indonesia. Saya mengapresiasi keterlibatan pengurus dan warga LDII dari pusat hingga pimpinan anak cabang (kelurahan),” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa warga LDII mampu menjalankan ibadah secara optimal sekaligus berkontribusi dalam menjaga kerukunan, kebersamaan, serta memberikan manfaat di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan, berbagai kegiatan sosial seperti pembagian takjil gratis kepada pengendara yang berpuasa tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, generasi muda dilatih untuk memiliki kepedulian sosial tanpa membedakan latar belakang.

“Kegiatan ini sekaligus memperkuat nilai moderasi beragama yang mengedepankan toleransi, kebersamaan, dan saling menghormati,” jelasnya.

Selain itu, program “5 Sukses Ramadan” tetap menjadi pedoman utama warga LDII dalam meningkatkan kualitas ibadah. 

Program tersebut meliputi sukses puasa, sukses salat tarawih, sukses membaca Al-Qur’an (tadarus), sukses meraih Lailatul Qadar, serta sukses menunaikan zakat fitrah.

“Program ini bukan hanya mendorong peningkatan ibadah secara individu, tetapi juga membangun karakter umat yang disiplin, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” tambahnya.

KH Chriswanto juga menyoroti peran aktif generasi muda LDII dalam berbagai kegiatan Ramadan, mulai dari distribusi takjil, pengelolaan kegiatan masjid, hingga keterlibatan dalam tarawih keliling.

Generasi muda LDII menjadi motor penggerak di lapangan. Ini sangat penting sebagai bagian dari pembinaan karakter generasi penerus yang tidak hanya religius, tetapi juga peka, adaptif, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan tarawih keliling yang dilaksanakan bersama pemerintah daerah dan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam menjadi simbol kuat sinergi dan persatuan umat.

“Kami terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan ormas Islam lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjaga keutuhan bangsa,” tegasnya.

Ia berharap, semangat Ramadan yang telah terbangun dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat persatuan nasional.

“Nilai-nilai Ramadan harus menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan moderasi beragama, kita optimistis dapat menjaga harmoni dan membangun bangsa yang lebih baik,” tutup KH Chriswanto Santoso.***

Posting Komentar

0 Komentar