![]() |
| foto milik; PC LDII Cileunyi |
Hari Raya Idul Fitri merupakan momen kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Selain saling memaafkan, umat Islam juga dianjurkan mengamalkan berbagai sunah Rasulullah ﷺ agar ibadah semakin sempurna.
Berikut sunah-sunah yang dapat diamalkan pada hari Idul Fitri:
1. Mandi seperti mandi janabat
عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ كَانَ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ قَبْلَ أَنْ يَغْدُوَ إِلَى الْمُصَلَّى.رواه مالك في الموطأ
Artinya:
Dari Nafi’, sesungguhnya Abdullah bin Umar RA mandi pada hari Idul Fitri sebelum berangkat menuju tempat salat. (HR. Malik).
2. Memakai pakaian terbaik
عَنْ نَافِعٍ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يَلْبَسُ فِي الْعِيدَيْنِ أَحْسَنَ ثِيَابِهِ.رواه البيهقي
Artinya:
Dari Nafi’, sesungguhnya Ibnu Umar memakai pakaian terbaik pada dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha). (HR. Baihaqi).
3. Memakai wewangian
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:طِيبُ الرِّجَالِ مَا ظَهَرَ رِيحُهُ وَخَفِيَ لَوْنُهُ، وَطِيبُ النِّسَاءِ مَا ظَهَرَ لَوْنُهُ وَخَفِيَ رِيحُهُ.رواه النسائي
Artinya:
Rasulullah ﷺ bersabda: “Wewangian laki-laki adalah yang tampak aromanya dan tidak tampak warnanya, sedangkan wewangian perempuan adalah yang tampak warnanya dan tidak menyengat aromanya.” (HR. Nasa’i).
4. Makan sebelum berangkat salat Idul Fitri
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ:كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَطْعَمَ، وَلَا يَطْعَمُ يَوْمَ الْأَضْحَى حَتَّى يُصَلِّيَ.رواه الترمذي
Artinya:
Dari Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata: Nabi ﷺ tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga makan terlebih dahulu, dan tidak makan pada Idul Adha hingga selesai salat. (HR. Tirmidzi).
5. Memperbanyak takbir dan tahlil
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَخْرُجُ فِي الْعِيدَيْنِ رَافِعًا صَوْتَهُ بِالتَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ ...رواه البيهقي
Artinya:
Dari Abdullah RA, sesungguhnya Rasulullah ﷺ keluar pada dua hari raya dengan mengeraskan suara dalam bertahlil dan bertakbir. (HR. Baihaqi).
6. Saling mendoakan di hari raya
عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ قَالَ:لَقِيتُ وَاثِلَةَ بْنَ الْأَسْقَعِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فِي يَوْمِ عِيدٍ فَقُلْتُ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ، فَقَالَ: نَعَمْ، تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ ...رواه البيهقي
Artinya:
Dari Khalid bin Ma’dan, ia berkata: Aku bertemu Watsilah bin Al-Asqa’ RA pada hari raya, lalu mengucapkan: “Taqabbalallahu minna wa minkum.” Ia menjawab: “Na’am, taqabbalallahu minna wa minkum.” (HR. Baihaqi).
7. Menyambung silaturahim
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ.رواه البخاري
Artinya:
Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim.” (HR. Bukhari).
Pembaca ...
Mengamalkan sunah-sunah di Hari Raya Idul Fitri merupakan bentuk kecintaan kepada Rasulullah ﷺ sekaligus penyempurna ibadah.
Semoga Allah memberikan kita dan keluarga kesehatan, kelancaran ibadah, serta rezeki yang berlimpah dan penuh keberkahan. Aamiin.***


0 Komentar