ldiikabbdg.web.id — Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung, Didin Suyadi, berkesempatan menyampaikan pandangan dalam kegiatan peningkatan kapasitas pengurus LDII se-Jawa Barat yang diselenggarakan DPW LDII Provinsi Jawa Barat pada 15–16 Oktober 2026 di Villa Kampung Sawah, Cimande, Kabupaten Bogor.
Didin mendukung kegiatan capacity building dan kaderisasi tersebut. Ia berharap pelatihan yang melibatkan perwakilan DPD LDII dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat itu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta pengelolaan organisasi hingga tingkat pimpinan cabang (PC) dan pimpinan anak cabang (PAC).
Menurut Didin, materi yang disampaikan para narasumber relevan dengan kebutuhan pengembangan organisasi.
Materi tersebut mencakup perspektif pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, arahan Ketua Umum DPP LDII, penguatan organisasi dan kaderisasi melalui bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), serta pandangan Ketua DPW LDII Jawa Barat.
Ia menilai pembekalan tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman pengurus dalam menjalankan tugas, mengelola organisasi, dan melaksanakan program kerja sesuai tingkatan masing-masing.
Didin juga menekankan pentingnya tindak lanjut setelah kegiatan berakhir.
Menurutnya, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta tidak semestinya berhenti pada pengurus tingkat DPD, tetapi perlu diteruskan kepada pengurus PC dan PAC agar manfaat pelatihan dapat dirasakan secara lebih luas.
Harapan tersebut menempatkan pengurus di tingkat kecamatan dan anak cabang sebagai bagian penting dari proses penguatan organisasi.
Penerapan materi secara berjenjang diharapkan membantu menyelaraskan pemahaman, meningkatkan kemampuan pengurus, dan memperkuat pelaksanaan program di tingkat lokal.
Didin turut menyampaikan apresiasi kepada DPW LDII Provinsi Jawa Barat atas penyelenggaraan kegiatan tersebut, termasuk upaya menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya.
Ia memandang program peningkatan kapasitas dan kaderisasi sebagai langkah penting untuk mendukung kualitas sumber daya manusia serta tata kelola organisasi.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu mengangkat tema “Optimalisasi Tata Kelola Kelembagaan dan Kapasitas Kader dalam Mewujudkan Kontribusi Nyata LDII untuk Pembangunan Jawa Barat.”
Keterlibatan perwakilan DPD LDII dari 27 kabupaten dan kota menjadikan kegiatan ini sebagai forum penguatan organisasi pada tingkat provinsi.
Namun, keberhasilan pembekalan tidak hanya ditentukan oleh materi yang disampaikan selama pelatihan, melainkan juga oleh penerapannya setelah peserta kembali ke daerah masing-masing.
Bagi DPD LDII Kabupaten Bandung, harapan Didin menegaskan pentingnya kesinambungan pembinaan pengurus.
Hasil capacity building diharapkan menjadi bekal yang dapat diteruskan secara berjenjang sehingga peningkatan kapasitas organisasi tidak berhenti pada peserta pelatihan, tetapi berlanjut hingga tingkat PC dan PAC.***



